The Mirroring of Life

Lagu Lama, Sampul Baru

In Uncategorized on 01/05/2012 at 9:05 am

Jadi ceritanya gue iseng motret kegiatan Hari Buruh, 1 Mei 2012 di Jakarta, tepatnya di area Jakarta Pusat – Selatan. Kepengen tau apa yang sebenernya temen – temen buruh ini perjuangin setiap tahunnya. Padahal liat di Twitter, internet, liat tv juga bisa ya, tapi gue pengen banget ketemu sama nara sumbernya langsung (hahahaha cem jurnalis)

Maunya sih wawancara mereka, ya paling ga 3 – 4 orang buruh dari perusahaan yang berbeda, tapi gue dapetnya cuma satu hehehehe, ya gpp lah ya buat jurnalis jadi – jadian cem gue gini 😀

Sebutlah si Bapak RD, salah satu buruh di kota industri MM2100, Bekasi, beliau ga mau nyebut namanya, alhasil tadi gue ngobrol juga agak belibet, plus ditambah gue gagap, belum lagi ga tahu sebenernya apa yang mau gue tanya hahahahaha, tapi inti dari obrolan gue sama si Bapak adalah, para buruh ini menuntut JAMINAN KESEJAHTERAAN, JAMINAN PENSIUN, MENGHAPUS SISTEM OUTSOURCING, dan MENJADIKAN 1 MEI HARI LIBUR NASIONAL (negara – negara besar lainnya libur pada tanggal ini)

Jadiiii, setahu yang gue baca dari bermacam – macam media dan hari ini dari Pak RD, hampir setiap tahun mereka menyuarakan hal yang hampir sama. Salah satunya jaminan kesejahteraan. Artinya, setiap tahun tidak ada perubahan yang signifikan dari pemerintah untuk para temen – temen buruh ini.

“Lagu Lama, Sampul Baru”

Temen – temen buruh ga akan bosen menyenandungkan lagu (baca: aspirasi) lama mereka sampai pendengar (baca: pemerintah) mau beli album lama & album baru mereka, yang notabene isinya lagu lama dan penambahan beberapa lagu baru.

I ain’t judging this government has a bad system (even though we all know how bad our government system does), but why they really enjoying this kind of situation. Situation where people shouting government as the dalang of  how bad the system this country has.

Where all those taxes running out for?

Where all those promises they shouting out during the election?

Where where where…. *ayu ting ting*

Obrolan gue sama Pak RD harus berakhir karena rombongan temen – teman buruhnya sudah kembali konvoi menuju Istana Merdeka. Semoga aja lagu lama dan lagu baru temen – temen buruh ini ga cuma sekedar didengar, tapi juga di beli albumnya dan di realisasikan. Dan doa Ibu selalu menyertai kita. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: